Anda ingin Cantik


Anda ingin Cantik

Hiasilah diri anda dengan

 

 

 

Ø Jadikanlah “GHADHUL BASHAR” (menundukkan pandangan)
sebagai “hiasan Mata” anda. Nisacaya akan semakin bening & jernih.

 

Ø Oleskan “LIPSTIK KEJUJURAN” pada bibir anda, niscaya
akan semakin manis.

 

 

Ø Gunakanlah “PEMERAH PIPI” anda dengan kosmetika yang
terbuat dari rasa “MALU” yang dibuat pada salon “IMAN”

 

Ø Pakailah “SABUN ISTIGHFAR” yang akan membersihkan
semua dosa dan kesalahan yang pernah anda lakukan.

 

 

Ø Rawatlah rambut anda dengan “JILBAB ISLAMI” yang akan
menghilangkan ketombe pandangan laki – laki yang membahayakan.

 

Ø Hiasilah kedua lengan anda dengan “ TAWADHU” dan jari –
jari anda dengan cincin “UKHUWAH”

 

 

Ø Sebaik – baiknya kalung anda adalah kalung “KESUCIAN”

 

Ø Bedaklah wajah anda dengan “AIR WUDHU” niscaya akan
bercahaya di akherat.

 

 

Ø Jadikanlah pakaian mu dari “DZIKIR & FIKIR”

Dalam Khalwatku II


Dalam Khalwatku II

 

 

Berkaca,

Pada retakan dinding marmer rumah – Mu

Debu – debu halus telah menyampul

Lembaran – lembaran

 

Tersungkur

Kucium dingin lantai rumah – Mu

Aroma debu tua menusuk hidung

Ku biarkan debu tua itu menempel

Bercampur peluh di dahiku

 

Aku tak peduli

Masih kucari kedamaian dalam lembaran firman – Mu

Agar dapat ku rakit titian panjang

Hingga garis tak bertepi

Ya Allah…………..

Ya Rabbi………… aku takut

Jika hanya menyerahkan lembaran penuh noda

Saat tiba perjumpaan dengan - Mu

Dalam Khalwatku I


Dalam Khalwatku I

 

Kurangkai niat

Agar dapat kurajut rapi Al – Fatikhah

Serta kulantunkan surah – surah suci

Pada setiap raka’at yang kuhaturkan

Terjalin pasti Takbiratul ihram

Jatuh I’tidalku pada ruku’

Perlahan kuletakkan dahi, hidung

Dan tanganku pasrah pada – Mu

Menyentuh lembut pintu hati

Membentuk sketsa

Diantara dua sujudku

Ku ulangi

Sampai aku puas melakukanya

Dan ku ucapkan salam terakhir

Kepada barisan malaikat di kanan

Dan kiriku yang turut mengiringi

 

DIALOG AIR MATA


Pada suatu hari, aku menangis dikarenakan banyaknya dosa dosa yang kulakukan dan sedikitnya amal kebaikan yang kukerjakan. Air mataku menetes dan tak kuasa aku membendungnya.

Tiba – tiba air mataku bertanya : “Mengapa engkau menangis, wahai abdullah?”
Aku balik bertanya : “Siapa kamu?”

Ia menjawab: “Aku adalah air matamu.”

Aku bertanya : “Kenapa engkau keluar?”

Ia menjawab : “Karena bara di hatimu terasa panas.”

Aku heran dan bertanya : “Panas bara di hatiku?! Lalu apa yang menyebabkan hatiku membara?”

Jawabnya : “dosa – dosa dan kemaksiatanmu.”

Aku bertanya : “Apakah dosa membuat hati menjadi panas?”

Jawabnya : “Ya. Apakah engkau tidak selalu membaca doa Nabi SAW., “Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa – dosaku dengan air, salju, dan embun.” Setiap kali seseorang melakukan dosa, berarti ia menyalakan api di hatinya. Dan tidak ada yang bisa memadamkan api kecuali air, salju, atau embun.”

Aku berkata : “Engkau benar. Sesungguhnya aku memang merasakan guncangan jiwa dan sempitnya perasaanku. Aku yakin hal ini disebabkan oleh hatiku yang terbakar karena banyaknya kemaksiatanku.”

Ia berkata : “Kemaksiatan memang mendatangkan kegelisahan dan kesialan bagi pelakunya. Karena itu bartaubatlah kepada Allah, wahai Abdullah.”

Aku berkata : “aku ingin bertanya satu hal padamu.”
Ia berkata : “Ya. Silahkan.”

Aku bertanya : “Aku sering merasakan kekusutan dalam hatiku, maka bagaimana agar aku bisa terbebas darinya?”

Ia berkata : “Oh ya, wahai Abdullah. Hal itu memang biasa terjadi pada manusia. Apalagi di zaman sekarang, kebanyakan hati mereka telah kesat membatu. Jarang terlihat tanda – tanda hati yang bersih pada diri mereka.”

Aku bertanya ; “Apa sebabnya, wahai air mataku.”

Jawabnya : “Kecintaan kepada dunia dan kecenderungan kepadanya. Karena itu kebanyakan manusia terbuai dengannya, kecuali orang – orang yang mendapat Rahmat Rabb-Nya.  Perumpamaan dunia itu ibarat seekor ular yang sangat engkau kagumi kehalusan kulitnya padahal ia akan membunuhmu denagn racunnya. Orang – orang telah bersenang – senang dengan kenikmatan dunia dan tidak melihat racunnya yang mematikan.”

Aku bertanya : “Apa yang engkau maksudkan dengan racun dunia?”

Jawabnya : “dosa – dosa dan kemaksiatanmu, karena dosa – dosa adalah racun hati, maka engkau harus mengeluarkanya, jika tidak, hatimu akan mati.”
Aku bertanya : “Bagaimana membersihkan hati dari racun itu?

Jawabnya : “Dengan taubat yang terus – menerus kepada Allah dengan rihlah (perjalanan suci) ke tempat orang – orang yang selalu merindukan taubat, niscaya engkau bisa mengenali apa – apa yang bisa melunakkan dan membenahi hatimu.

Antara Keberanian dan Kecerdikan di Medan Jihad




Peperangan di Irak tidak menyurutkan para bocah belasan
tahun untuk ikut serta di dalamnya. Di beberapa kesempatan mereka ikut serta
melakukan penyerangan terhadap tentara Amerika. Aksi generasi muda ini telah
mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi tentara Amerika. Bahkan pasukan
Amerika cukup dipusingkan oleh amaliyah anak-anak n(g)akal itu.
Berikut ini adalah sebuah kisah amaliyah yang dilakukan oleh seorang bocah.
Kisah ini terjadi di sebuah kota kecil yang terletak di Iraq bagian Barat
Sebagaimana biasa, pasukan Amerika mengadakan patroli di jalanan dengan
menggunakan beberapa kendaraan Humvee, yang menjadi tugas harian mereka. Ketika
mobil patroli mereka melewati kerumunan orang di tepi jalan, tiba-tiba
keluarlah seorang anak imut berusia 13 tahun dan melemparkan granat ke arah
mobil tersebut. Granat tangan itu, dengan izin Allah, tepat mengenai salah satu
mobil dan menyebabkan Humvee tersebut terbakar. Beberapa orang penumpang yang
ada di dalamnya mengalami luka berat.
Sayang anak itu tidak bisa melarikan diri dengan baik, dan memilih bersembunyi
di tengah kerumunan orang. Tentara Amerika yang lain segera memblokir jalan,
dan mengamankan semua orang yang ada di dalam kerumunan tersebut, untuk diperiksa.
Tentu saja bocah yang baru saja melakukan amaliyah itu termasuk ke dalam mereka
yang diperiksa. Untuk keperluan pemeriksaan itu tentara Amerika pun
mengeluarkan peralatan canggih, yang biasa mereka gunakan dalam operasi serupa
di berbagai kesempatan. Peralatan yang digunakan ini mampu mendeteksi residu
bahan peledak yang ada di tubuh seseorang. Dengan begitu mereka bisa
mengidentifikasi mujahid dengan baik.
Selanjutnya, mereka memeriksa tubuh setiap orang yang ada di kerumunan
tersebut. Ketika alat itu didekatkan kepada si bocah tersebut, ia mengeluarkan
suara yang menandakan pada diri anak tersbut ada sisa-sisa bahan peledak.
Sedangkan terhadap orang-orang selain anak itu tidak ada reaksi dari alat itu.
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan dengan alat detektor itu anak tersebut
ditangkap, diborgol dan dibawa menuju kendaraan yang lain.
Peristiwa itu menimbulkan keheranan pada beberapa orang yang ada di sana.
Seolah mereka tak percaya sambil bergumam, “Masak, anak sekecil itu berani
melakukan penyerangan terhadap tentara Amerika?”.
Bocah yang tampak imut itu dengan tenang mengikuti perintah tentara penjajah.
Keberanian bocah belasan tahun itu justru membangkitkan rasa kasihan pada salah
seorang lelaki yang ikut berkerumun di tepi jalan. Ia merasa berdosa kalau
membiarkan anak kecil itu ditangkap Amerika, lalu disiksa hingga mati, atau
cacat seumur hidup. Lalu dia berteriak, “Yang melemparkan granat itu saya,
bebaskan anak itu!”
Kontan saja semuanya menjadi bingung, mana yang benar? Demikian juga pasukan
Amerika itu pun juga mengalami kebingungan. Di pihak tentara, timbullah
perselisihan. Ada di antara mereka yang berkeras untuk tetap membawa anak tiu,
tetapi ada yang menginginkan untuk membawa laki-laki yang baru saja mengakui
perbuatannya.
“Saya yang melakukannya, bebaskan anak itu! Semua menda yang tadi saya bawa
telah saya buang, dan mungkin mengenai anak itu sehingga bebaskan ia. Dia tidak
bersalah” kata lelaki itu meyakinkan tentara Amerika.

Mendengar penjelasan itu beberapa tentara Amerika berdiskusi di antara mereka.
Sebenarnya para tentara itu tidak puas dengan ocehan lelaki itu. Tetapi mereka
berpikir, kalau hanya menangkap anak kecil, akan mendapat tuntutan dan protes
dari gerakan HAM internasional, yang ujungnya mereka akan kena damprat dari
atasan mereka, sebagaimana yang sering mereka rasakan. Meskipun tidak puas
dengan kejadian itu akhirnya, mereka melepaskan si anak dan membawa lelaki
untuk ditahan. Sementara itu si bocah bisa pulang dengan selamat.

Luar biasa kedua orang, bocah dan lelaki itu.
Tentu kita bertanya, mengapa lelaki itu mau mengorbankan dirinya untuk membela
bocah kecil itu? Kita bisa menganalisa fikiran lelaki tersbeut, Jika upayanya
untuk membebaskan bocah itu gagal, bocah itu tentu tidak akan mau mengorbankan
siapa-siapa dan tetap mengakui perbuatannya. Meski demikian lelaki itu akan
bisa mendampingi dan membelanya, sehingga si bocah tersebut bisa diringankan
dari penderitaan. Tetapi jika tidak demikian, ia akan mengingkari pengakuan
awalnya. Ia akan menyatakan tidak kenal terhadap anak tersebut, dan tidak
terlibat jaringan anak itu. Ia hanya mengaku kasihan terhadap anak kecil yang
seharusnya merasakan keindahan masa kanak-kanak, tetapi terampas oleh
penjajahan. Dengan demikian ia akan mendapatkan hukuman yang lebih ringan dari
yang seharusnya ditanggung oleh si bocah tersebut. Sementara si bocah tersebut
bisa melanjutkan perjuangannya melawan pasukan penjajah, Amerika.
Subhanallah… sebuah pelajaran berharga diperagakan oleh dua insan yang
tidak saling kenal. Tetapi keduanya memiliki jiwa perjuangan dan saling
membela. Kesadaran seperti ini jarang terjadi di zaman kita saat ini. Kecuali
orang-orang yang menyadari agamanya, dan mengingat sabda Rasulullah salallahu
alaihi wasallam di dalam hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari,
“Barangsiapa melapangkan kesulitan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan
kesulitannya di hari kiamat”. Semoga Allah benar-benar memberikan kemudahan
kepada lelaki tersebut, di dunia maupun di akhirat.

__________________

 

kisah haru dari iraq



assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


waktu kemaren saya denger cerita dari khotib yang berkhutbah…

ada sebagian khutbah yang ceritanya amaat memilukan kita umat islam

tersebut di negeri yang kini di porak porandakan amerika dan antek2nya dg
alansan yang ga jelas (pdhl tujuanya adalah ..menghancurkan ISLAM..)yaitu
negeri seribu satu malam ….iraq…temen2 pasti tahu
ada seorang muslimah dari sebuah desa bernama fatimah…dia ditangkap oleh
serdadu amerika dengan alasan melindungi/menyembunyikan kakaknya yang seorang
mujahidin . dia dimasukkan ke penjara abu gharib….dan masya allah..??? disana
dia bertemu 30 temen sebaya dari desanya…… ke30 muslimah itu semuanya
adalah penghafal alquran 30 juz…!!!
singkat ceritanya setiap malam muslimah ini selalu menjadi budak nafsu tentara
alias diperkosa bergiliran…!!!! sebagian ada sebagian temenya tidak kuat
menahan beban akhirnya membenturkan kepala ke tembuk penjara ..dan
meninggal…sedang yang lain masih tetep bersabar…dan berdoa kepada ALLAH
….melihat kondisi demikian fatimah merasa tergerak hatinya untuk membebaskan
beban yang amat menyakitkan….kemudian dia menulislah surat dan dikirim secara
diam2 kepada para mujahidin….isinya kurang lebih seperti ini "hai para
mujahiddin …pejuang sabilliah…para kaum laki2 yang mengaku islam
sesungguhnya disini kami saudara seiman dengan kalian amat menderita di penjara
laknat abu gharib ,hampir setiap malam kami di zinahi tentara terkutuk ,kami
tidak rela rahim kami berisi sperma dari keturunan babi dan anjing"…dan
atas jalan allah sampailah surat itu kepada para mujahiddin selang beberapa
lama penjara tempat fatimah dkk ditahan..di bom oleh para mujahiddin dan
…..fatimah dkk tewas !!! innalillahi wa inna lillahi rajiun

semoga allah menempatkan mereka bersama golongan orang2 yang mati syahid
amin…amin …amin !!!

 

Rosulullah SAW dan pengemis


Rasulullah Saw dan pengemis buta

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap
harinya
selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,

Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu
pembohong,
dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan
dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan
membawakan
makanan,
dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan
yang
dibawanya
kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang
menyuapinya
itu adalah Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari
sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan
makanan setiap
pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari sahabat terdekat
Rasulullah SAW yakni
Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak
bukan merupakan
isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu,

Anakku,
adakah kebiasaan
kekasihku yang belum aku kerjakan?
Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan
hampir tidak ada
satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.

Apakah Itu?, tanya Abubakar RA.

Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan
membawakan
makanan untuk
seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk

diberikan kepada
pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan
makanan
itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil
menghardik,

Siapakah kamu?
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).

Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si
pengemis
buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak
susah mulut ini mengunyah.

Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku,
tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut,
setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu,
Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah
seorang
dari sahabatnya,
orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan
Abubakar
RA, dan kemudian berkata,
Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya,
ia tidak pernah memarahiku sedikitpun,
ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia….

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar
RA
saat itu juga
dan sejak hari itu menjadi muslim.

Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq
Rasulullah
SAW?
Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau?

Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah
baiknya kita berusaha
meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup
melakukannya.

Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai
Rasulullahmu. ..

Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya?
MasyaAllah.. ..macam meter taxi…jalan terus.

Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir.
1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan

hasanah.

2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya,
Anda
dapat hasanah.

3. Bantu pendidikan seorang anak.

4. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, Anda
dapat
hasanah.

5. Bagi CD Quran atau Do’a.

6. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.

7. Tempatkan pendingin air di tempat umum.

8. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung
dibawahnya, Anda dapat hasanah.

9. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan
salah
satu dari hal diatas,
Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.

Aminnnnnn…

Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya


"Kenapa kita tidak boleh berbuat salah kepada orang yah
pak?" tanya si anak tersebut

terus Bapaknya hanya terdiam dan tidak menjawab apa-apa,melainkan Bapak
tersebut pergi kegudang untuk mengambil sekotak paku beserta satu palu.

Dia menyuruh anaknya mulai hari itu kalau dia berbuat salah sama orang dihari
itu dia harus menancapkan paku itu di pagar kayu depan rumahnya,tiap satu
kesalahan satu paku.setelah satu minggu,banyak paku yang menancap di pagar kayu
depan rumahnya,setelah itu Bapak bilang kepada anaknya "mulai minggu ini
klo kamu bisa memaafkan temanmu dan berbuat baik keorang dia,kamu boleh
mencabut satu paku itu dan tiap satu kebaikan satu paku.Akhirnya setelah dua
minggu baru paku itu habis.Bapaknya kemudian berkata "gimana nak kamu
sudah mengerti kan ?"
dan si anak pun menjawab "ia pak, ternyata klo berbuat salah ke orang itu
memperbaikinya susah"(1 minggu menancapkan, 2 minggu baru cabut paku)

Bapaknya kemudian berkata "dan klo sudah berbuat salah pasti ada saja
bekasnya (seperti paku yang dicabut tetep aja ada lubangnya

kan

).

Di zaman Rasulullah SAW Ada sahabat yang disebut oleh beliau
sebagai ahli surga sampai tiga kali,
ternyata amalannya "hanyalah" setiap
malam menjelang tidur ia memaafkan dosa-
dosa orang yang mendzoliminya seharian, bahkan sampai ada sahabat yang ngotot
tidur di rumah beliau hanya untuk melihat apa kan amalan yg d perbuat sahabat
Rasulullah SAW tersebut sehingga d sebut sebagai ahli surga hingga tiga kali.

__________________

 

penemuan


Penemuan ini sungguh menakjubkan dan wajib dikongsi bersama, kenapa
dengan izinan-NYA air penawar dapat menyembuhkan penyakit, baca dan
hayatilah petikan dibawah:

Pada 10/10/02 (Khamis) yang lalu, Pihak Surau Wisma Telekom Semarak
telah menjemput Ustaz Abdullah Mahmud untuk menyampaikan ceramah
beliau.

Diantaranya :

Air merupakan salah satu rahmat Allah kepada manusia, Manusia tidak
boleh hidup tanpa air, dan manusia tidak boleh hidup tanpa rahmat dari
Allah.

Ustaz kemudian bercerita bahwa dia telah berkesempatan menghadiri satu
seminar mengenai AIR yang berlangsung di Hotel Istana baru-baru ini
yang mana kebanyakan participant yang hadir terdiri daripada orang
bukan Islam kecuali 2 orang (Ustaz Abdullah dan seorang Pensyarah dari
UM).

Penceramahnya seorang Profesor yg pakar tentang air dari Jepun. Beliau
menunjukkan hasil kajiannya mengenai air, beberapa slide ditunjukkan
dan dipancarkan dilayar putih kepada hadirin sekelian. Sampel-sampel
air yang diambil dari berbagai sumber air (sungai, laut, perigi dan
bermacam lagi).

Maka terpancarlah berbagai rupa bentuk susunan molekul-molekul air
tersebut. Ada yang berupa seolah-olah seperti jin tetapi samar-samar,
tidak begitu jelas (dengan telinga yang besar, bertanduk dan
sebagainya) rupa yang menggerunkan dan menakutkan. Lalu Profesor itu
berkata "banyak lagi sampel-sampel air yang lain tetapi rupa
molekul-molekulnya hampir sama, sekarang saya nak tunjukkan sampel air
yang berlainan dari sampel-sampel air yang saya tunjukkan tadi"
Profesor itu pun tunjukkan, maka terpancarkan satu rupa bentuk molekul
air yang tersusun cantik berupa seolah-olah seperti berlian
(bersegi-segi), bersinar-sinar dan sinarannya mengeluarkan warna-warna
yang menarik melebihi 12 warna. MasyaAllah, cantik. Lalu Profesor
bertanya "Siapakah di antara kamu semua yang tahu sampel air apakah
ini".
Hadirin semua senyap, dan kemudian, Pensyarah dari UM mengangkat tangan dan menjawab "saya rasa itu adalah sampel air zam-zam".

Profesor berkenaan memanggil Pensyarah tersebut naik ke atas dan
bertanya "Berikan saya sebab kenapa awak berkata air itu adalah air
zam-zam.

"Kerana air zam-zam adalah air yang termulia didunia ini" Jawab
Pensyarah. Profesor berkata "Saya tak tahu samada betul atau tidak air
zam-zam itu mulia tetapi memang betul ini adalah sampel air zam-zam."
Kemudian Professor mengatakan bahawa, kata-kata juga dapat mempengaruhi
rupa bentuk molekul-molekul air. Lalu didalam dewan itu mereka membuat
experiment bagaimanakah yang dikatakan kata-kata dapat menpengaruhi
rupa bentuk molikul-molikul air.

Semua hadirin dikehendaki membaca sesuatu kepada air mineral
masing-masing. Lalu seorang volunteer bangun untuk menguji bagaimana
rupa air yang telah dibaca. Bila ditunjukkan diskrin, nampak molikul
air membentuk seolah-olah seperti tokong cina (dengan janggut yg
panjang dan perut yg buncit).

Bila tiba giliran Ustaz, air yang dibaca dengan Al-Fatihah, Selawat dan
Ayat Kursi maka nampaklah rupa molikul air seperti berlian dan
berkilau-kilau…. Subhanallah. Lalu Ustaz disuruh oleh Profesor
menbaca sebarang ayat/kata-kata yang tidak baik…maka nampaklah
Diskrin molikul air berupa seperti sel-sel barah.

Subhanallah….. daripada ceramah yang Ustaz sampaikan ini marilah kita sama-sama mengambil iktibar daripadanya.

Ini adalah kata-kata dari Ustaz Abdullah : "Jika hendak air itu merasa
manis maka masukkanlah gula, jika hendak air itu berwarna maka
masukkanlah pewarna dan jika hendak air itu mulia maka masukanlah
ayat-ayat yang mulia kepadanya".

10 Golongan Manusia Yang Di Usir Dari Padang Mahsyar



Ingin
berkongsi ilmu iaitu terdapat beberapa golongan yang akan di usir dari
padang Mahsyar di atas perbuatan yang dilakukan ketika di dunia. Antara
golongan itu ialah :

1- Mereka di usir berupa kera. Mereka adalah manusia yang
suka mengadudomba.

2- Mereka di usir berupa babi. Mereka adalah yang suka
memakan barang yang haram.

3- Mereka dihalau dalam keadaan terbalik kaki di atas dan
kepala di bawah. Mereka adalah dari golongan yang suka
berdusta.

4- Mereka dihalau dalam keadaan bisu dan pekak serta
tidak berakal. Mereka adalah dari golongan yang riak
bangga diri dan sombong.

5- Mereka dihalau dalam keadaan mengunyah lidah sendiri
sedangkan lidahnya itu menjulur ke bawah sampai ke
dadanya dan dari mulut keluar nanah yang menjijikan.
Mereka adalah ahli pidato yang ucapannya berlainan
dengan perilakunya.

6- Mereka dihalau dalam keadaan tersalib di pohon kurma
dari neraka. Mereka adalah menusia yang berusaha
mengajak orang ramai untuk menyokong pemimpin yang
tidak jujur.

7- Mereka dihalau dalam keadaan terpotong tangan dan
kakinya. Mereka adalah orang-orang yang mengganggu
jiran-jiran.

8- Mereka dihalau dalam keadaan buta. Mereka adalah
golongan yang curang dalam menetapkan hukum.

9- Mereka dihalau dalam keadaan busuknya lebih busuk
daripada bau bangkai. Mereka adalah orang yang gemar
melepaskan nafsu syahwat dan menolak perkara wajib
seperti zakat, puasa, tidak menjalankan kerja dakwah
dan sebagainya.

10-Mereka dikumpulkan dalam keadaan memakai pakaian
besi yang panas. Mereka ini adalah manusia yang syirik
kepada Allah.