Dalam Khalwatku II
Dalam Khalwatku II
Berkaca,
Pada retakan dinding marmer rumah – Mu
Debu – debu halus telah menyampul
Lembaran – lembaran
Tersungkur
Kucium dingin lantai rumah – Mu
Aroma debu tua menusuk hidung
Ku biarkan debu tua itu menempel
Bercampur peluh di dahiku
Aku tak peduli
Masih kucari kedamaian dalam lembaran firman – Mu
Agar dapat ku rakit titian panjang
Hingga garis tak bertepi
Ya Allah…………..
Ya Rabbi………… aku takut
Jika hanya menyerahkan lembaran penuh noda
Saat tiba perjumpaan dengan - Mu